Kamis, 03 Juni 2010

BAHASA C

Bahasa C adalah salah satu bahasa pemrograman yang populer di dunia dan mempunyai kemampuan lebih dari bahasa pemrograman yang lain. Banyak sekali aplikasi-aplikasi yang ditulis dalam bahasa c, atau paling tidak inti utama programnya ditulis dalam bahasa c. Bahkan, Software Development Kit untuk Windows ditulis dalam bahasa c. Bahasa c merupakan bahasa pemrograman yang sifatnya portable, yaitu dengan sedikit atau tanpa perubahan, suatu program yang ditulis dengan bahasa c pada suatu komputer dapat dijalankan pada komputer lain.

Dengan bahasa c kita dapat membangun beragam aplikasi, mulai dari pemrograman sistem, aplikasi cerdas ( artificial intelligence ), sistem pakar, itility, driver, database, browser, network programing, sistem operasi, game, virus, dan lain-lain.

SHELL

Shell adalah program ( penterjemah perintah ) yang menjembatani user dengan sistem operasi dalam hal ini kernel (inti sistem operasi ), umumnya shell menyediakan prompt sebagai user interface, tempat dimana user mengetikkan perintah – perintah yang diinginkan baik berupa perintah internal shell ( internal command ), ataupun perintah eksekusi suatu file program ( eksternal command ), selain itu shell memungkinkan user menyusun sekumpulan perintah pada sebuah atau beberapa file untuk dieksekusi sebagai program.

Macam-macam Shell yaitu :
1. Bourne Shell (sh)
2. C Shell (csh)
3. Korn Shell (ksh)
4. Bourne Again Shell (bash)
5. Dsb

Sabtu, 29 Mei 2010

Pointer

Pointer adalah variabel yng berisi alamat memori sebagai nilainya dan berbeda dengan variabel biasa yang berisi nilai tertentu. Dengan kata lain, pointer berisi alamat dari variabel yang mempunyai nilai tertentu.
Adapun bentuk umum dari pernyataan variabel pointer dalam C++
adalah :
type *variabel-nama;
dengan :
 Type adalah tipe dasar pointer.
 Variabel name adalah nama variabel pointer.
 * adalah operator memori yang fungsinya untuk mengembalikan nilai variabel pada alamatnya yang ditentukan oleh operand.
Operator dibedakan menjadi :
A. Operator Pointer
Ada beberapa operator yang bisa digunakan dalam pointer. Operator itu adalah : operator alamat (yang dilambangkan dengan simbol &) adalah operator unary yang mengembalikan alamat dari operandnya.
Sebagai contoh, diasumsikan deklarasi sebagai berikut :
Int y = 5;
Int *yPtr;
Maka pernyataan;
yPtr = &y;
B. Ekspresi pointer
a.Pointer Aritmatika
b.Pointer Pembanding
C. Pointer Versus Array
D. Pointer Index
E. Konstanta String dan Pointer
F. Array Pointer
G. Masalah Pada Pointer
a.Pointer yang tidak diinisilisasikan
b.Null pointer
c.Kesalahan dalam pointer pembanding
d.Pengembaliaan nilai pointer
H. Pointer dalam pointer

Array

Array merupakan koleksi data dimana setiap elemen memakai nama yang sama dan bertipe sama dan setiap elemen diakses dengan membedakan indeks arraynya.
Macam-macam Array :
1. Array Dimensi Satu
Bentuk umumnya :
Tipe nama_var[ukuran];
Dengan :
Tipe : menyatakan jenis elemen array (int, char, unsigned, dan lain-lain).
Ukuran : menyatakan jumlah maksimal elemen array.
Contoh :
Float nilai_ujian[5];

2. Array Dimensi Dua
Bentuk umumnya :
Tipe umumnya :
Tipe nama_var[ukuran];
Dengan :
Tipe : menyatakan jenis elemen array (int, char, unsigned, dan lain-lain).
Ukuran : menyatakan jumlah maksimal elemen array.
Contoh :
Float nilai_ujian[7];

3. Array Multidimensi
Array ini seperti array dimensi dua tetapi dapat memiliki ukuran yang lebih besar. Sebenarnya array multidimensi ini tidak terlalu sering digunakan, tetapi sewaktu-waktu kalau dimensi yang dibutuhkan banyak maka array ini sangat memegang peranan yang penting.

Contoh :
Static int dataktp[2] [7] [8] [5];

Senin, 24 Mei 2010

Syarat Mutlak Mewujudkan Ketahanan Pangan

Ketahanan pangan mempunyai peran strategis dalam pembangunan nasioanal, minimal dalam tiga hal. Pertama, akses terhadap pangan dan gizi yang cukup merupakan hak yang paling asasi bagi manusia. Kedua, pangan memiliki peranan penting dalam pembentukan sumberdaya manusia yang berkualitas. Ketiga, ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam menopang ketahanan ekonomi dan ketahan nasional yang berkelanjutan. Untuk memenuhi hal tersebut diperlukan ketersediaan pangan yang cukup setiap waktu, aman, bermutu, bergizi, dan beragam dengan harga terjangkau, diutamakan dari dalam negeri.
Mewujudkun ketahanan pangan bukanlah pekerjaan yang mudah, dan karenanya memerlukan kebijakan yang integrative, holistic karena berbagai hal. Peningkatan jumlah penduduk dan kesejahteraan masyarakat Indonesia telah mendorong peningkatan kebutuhan pangan baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.

Minggu, 23 Mei 2010

Filling

Filling adalah segala tindakan atau perbuatan atau kegiatan yang berhubungan dengan masalah pengumpulan, klasifikasi, penyimpanan, penempatan, pemeliharaan dan distribusi atas surat-surat, catatan-catatan, perhitungan-perhitungan, grafik-grafik, data ataupun informasi yang lain dan tindakan tersebut dilakukan dengan setepat-tepatnya dalam rangka melakukan suatu proses manajemen serta catatan maupun surat tersebut dapat ditemukan kembali dengan mudah.
Hal yang paling pokok dalam filling adalah tidak hanya bagaimana melakukan penyimpanan saja tetapi juga yang paling penting adalah bagaimana surat yang disimpan tersebut bisa dengan mudah ditemukan kembali.

Senin, 17 Mei 2010

Teori Organisasi Neoklasik

Teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movenment). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapan dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya, atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendefinisikan “suatu organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama. Perkembangan teori neoklasik dimulai dengan inspirasi percobaan-percobaan yang dilakukan di Howthorne dan dari tulisan Huga Munsterberg.
Dalam Teori Neoklasik telah mengemukakan perlunya hal-hal sebagai berikut :
a. Partisipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan
keputusan.
b. Perluasan kerja (job enlargement) sebagai kebalikan dari pola spesialisasi.
c. Manajemen bottom-up yang akan memberikan kesempatan kepada para yunior untuk
berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak.