Minggu, 07 November 2010

Aplikasi Sistem Multimedia

Penelitian interface untuk user dengan kebutuhan – kebutuhan khusus terfokus pada penyediaan sistem interaksi bagi mereka yang kebutuhannya tidak disediakan oleh komputer standar. Berkembangnya penggunaan interface grafik mengurangi kemungkinan bagi user mengalami kerusakan visual / penglihatan. Standar interface saat ini adalah interface grafik. Karena interface yang berkembang saat ini banyak menggunakan gambar – gambar grafik, maka akses komputer bagi user yang mengalami kesulitan penglihatan menjadi berkurang, selain itu juga ditambahkannya suara ke interface agar user yang mengalami gangguan penglihatan bisa terbantu.

Sedangkan untuk user yang mengalami gangguan bicara dan pendengaran multimedia sistem menyediakan beberapa alat komunikasi, termasuk synthetic speec dan komunikasi berdasarkan teks dan conferencing sistem. Speec input dan output adalah salah satu pilihan bagi yang tidak mengalami gangguan bicara. Jika user mempunyai keterbatasan menggunakan keyboard, sebuah sistem yang dapat memprediksi seperti Reactive keyboard, dapat menolong, dengan cara mengantisipasi command – command yang akan diketik dan menawarkan perintah itu untuk dieksekusi. Ini dapat menyingkat pengetikan kata. Perkiraan itu didasarkan atas apa yang telah user ketik sebelumnya, seperti dalam Excel.

Senin, 04 Oktober 2010

Bad Design Interface



penjelasan :
Gambar tersebut dikatakan bad design karena tampilan & bentuk databasenya berantakan dan sangat buruk untuk dilihat. sehingga orang yang melihat gambar tersebut susah untuk mengerti apa maksud dari gambar itu.

Rabu, 29 September 2010

Pengembangan dan Optimalisasi Untuk Mangga Menggunakan Pengolahan Citra Dalam Pemutuan

Di Indonesia buah mangga sungguh sudah tidak asing lagi bagi kebanyakan orang. Dengan bentuknya yang beraneka ragam dan buah mangga yang kini kita ketahui memiliki banyak berbagai macam jenis. Ada mangga arumanis, mangga gedong, mangga indramayu dan mangga golek keempat buah mangga ini memiliki rasa yang berbeda apabila sudah waktunya matang. Karena rasanya yang manis dan digemari banyak orang tak jarang buah mangga ini sering diekspor ke berbagai kota di Indonesia, karena jenisnya yang beraneka ragam pengeksporan ini sulit dilakukan sebab salah satu syarat ekspor untuk mangga segar ialah mutu dan keseragaman yang tinggi. Oleh sebab itu diperlukan suatu mesin yang dapat melakukan sortasi dan pemutuan mangga segar menjadi beberapa tingkat mutu agar dapat diekspor secara otomatis. Penelitian dengan mesin sortasi ini bertujuan untuk mengembangkan sistem pemutuan mangga segar dengan menggunakan pengolahan citra serta membangun prototipe mesin sortasi dan pemutuan mangga segar agar dapat bekerja secara otomatis.
Selain mengembangkan sistem pemutuan mangga segar,pengolahan citra juga digunakan untuk mempelajari area, tekstur, countur tanah yang berada di lahan tersebut, bentuk atau ukuran, warna, serta tekstur permukaan kulit buah. Contohnya saja pengolahan citra pada mangga arumanis dan gedong dengan menggunakan kamera sedangkan pemutuan mangga menggunakan kamera closed circuit device sebagai sensornya lalu menganalisanya. Hasilnya pada mangga arumanis dapat dilakukan dengan menggunakan luas tanah dan tekstur permukaan, sedangkan pada tekstur kulitnya digunakan untuk memisahkan mangga yang ditolak karena kulitnya yang mulus, sedangkan mangga gedong pemutuannya dilakukan dengan indeks warnanya.
Menurut hasil percobaan Usman Ahmad, dan I Wayan Budiastra, Departemen Teknik Pertanian, Institut Pertanian Bogor. menunjukkan bahwa proses sortasi dan pemutuan menggunakan prototipe mesin sortasi mendapatkan hasil 69.4% setuju dengan sortasi dan pemutuan manual untuk mangga ‘Arumanis’ dan 66.7% untuk mangga ‘Gedong’. Sementara itu,tingkat keberhasilannya dalam mekanisme pemisahan mangga yang telah dirancang memberikan hasil dengan tingkat persentase nilai keberhasilan mencapai 90% . Untuk mangga ‘Arumanis’ dan 100% untuk mangga ‘Gedong’. Pada kemampuan kapasitas mesin sortasi dan pemutuan yang telah dikembangkan memang masih sangat rendah kapasitasnya, yaitu hanya 200 buah/jam, atau sekitar 68.8 kg/jam untuk mangga ‘Arumanis’ dan 39.5 kg/jam untuk mangga ‘Gedong’. Akan tetapi kapasitas ini akan terus dapat ditingkatkan dengan cara merancang ulang sistem mekanisme dan melakukan optimalisasi terhadap program pengolahan citranya.

Jumat, 18 Juni 2010

Kenali 5 Jenis Sakit Kepala

Mengobati sakit kepala tidak boleh sembarangan, sebab jenis dan penyebabnya berbeda-beda. Sebab jika tidak hati-hati, salah pilih obat malah dapat memicu jenis sakit kepala yang lain.

Jenis sakit kepala yang paling ringan memang bisa sembuh dengan obat sakit kepala biasa. Namun ada juga yang harus diikuti dengan pemberian antibiotik, atau bahkan suplemen untuk memelihara fungsi saraf.

Agar tidak salah dalam memilih obat, kenali 5 jenis sakit kepala seperti dikutip dari Health.com, Jumat (18/6/2010), berikut ini.

1. Tension headache
Merupakan jenis sakit kepala yang paling umum, berupa nyeri atau pegal yang dirasakan secara konstan di sekitar pelipis atau leher dan kepala bagian belakang. Tidak separah migrain, tension headache tidak disertai mual dan muntah dan tidak terlalu mengganggu aktivitas. Obat-obatan yang dijual bebas cukup ampuh untuk mengatasinya, seperti aspirin, ibuprofen, atau asetaminofen.

Para ahli menduga, penyebab jenis sakit kepala ini adalah kontraksi leher dan kulit kepala yang biasanya menyertai kondisi stres. Bisa juga dipicu oleh perubahan komposisi kimia di otak.

2. Cluster headache
Jenis sakit kepala yang satu ini lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Biasanya terjadi secara mendadap pada satu kelompok, dengan gejala nyeri yang parah pada salah satu sisi kepala. Kadang disertai mata berair, hidung tersumbat, serta ingus meler pada sisi kepala yang sama. Seseorang yang mengalaminya akan merasa gelisah, tidak nyaman seperti pada penderita migrain.

Penyebab pasti belum diketahui, namun diduga merupakan gangguan pada komponen genetik. Tidak ada obat yang secara efektif bisa menyembuhkan, tetapi obat-obat pereda nyeri bisa mengurangi gejalanya.

3. Sinus headache
Sinus yang mengalami radang karena infeksi bisa menyebabkan nyeri di kepala. Biasanya disertai demam, dan perlu diperiksa degan MRI atau CT Scan untuk mengetahui perubahan komposisi cairan, atau dengan fiber optic untuk melihat adanya nanah.

Selain pereda nyeri, antibiotik juga dibutuhkan oleh penerita jenis sakit kepala ini. jika perlu, dokter akan meresepkan antialergi atau pelega tenggorokan.

4. Rebound hadache
Jangan sembarangan menggunakan obat pereda nyeri, sebab penggunaan secara berlebihan adalah salah satu penyebab jenis sakit kepala yang satu ini. Rebound headache adalah sakit kepala yang terus beulang, dan kadang-kadang justru semakin parah setiap kali diobati.

Salah satu teori mengatakan, terlalu banyak obat menyebabkan respon otak melonjak dan justru memperparah sakit kepala. Teori lain mengatahan, rebound headache merupakan gejala putus obat sebagai efek balikan setelah kadar obat di dalam darah menipis.

5. Migraine headache
Jenis sakit kepala sebelah yang juga banyak ditemukan ini merupakan gangguan neurologis (saraf) dan didefinisikan dengan kriteria sebagai berikut:
Sebelumnya pernah mengalami sakit kepala tak kurang dari 5 kali
Berlangsung selama 4 hingga 72 jam
Mengalami 2 dari 4 keluhan berikut: sakit kepala sebelah; kepala berdenyut; nyeri sedang hingga parah; tidak bisa melakukan aktivitas rutin
Disertai salah satu gejala sebagai berikut: mual dan/atau muntah; menjadi sensitif terhadap bunyi dan cahaya.
Beberapa obat yang dijual bebas diklaim bisa mengatasi migrain dan memelihara fungsi saraf. Namun untuk memastikan tidak ada masalah serius dengan sistem saraf, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapat diagnosis yang tepat.


sumber : www.detikHealth

Selasa, 15 Juni 2010

Kebiasaan Buruk Menambah Lemak

Ada beberapa kebiasaan yang tanpa disadari menambah lapisan lemak di perut. Kebiasaan yang paling sering dilakukan adalah melewati jadwal makan. Hati-hati, taktik ini selalu menjadi bumerang. Anda akan makan sangat berlebihan saat merasa sangat lapar. Akibatnya, lemak akan menumpuk dalam tubuh. Makan porsi kecil setiap tiga sampai empat jam sekali memenuhi kebutuhan Anda tanpa mempertebal lapisan lemak di tubuh.

Selain itu, lebih memilih roti putih dibandingkan roti gandum. Padahal, roti gandum atau sereal mengandung banyak manfaat. Keduanya mengandung insulin yang membantu tubuh Anda mengurangi lapisan lemak di perut. Mengonsumsi beras merah, oatmeal, atau gandum tortilla sekali sehari memberi perbedaan besar dalam diet Anda.

Hindari juga asupan pemanis buatan. Anda mungkin berpikir membantu membentuk tubuh dengan makan yogurt bebas gula, diet soda, atau makanan ringan lain berlabel rendah lemak atau rendah kalori. Tapi, produk kalori rendah sarat dengan pemanis buatan. Beberapa ahli gizi berpendapat bahwa pemanis buatan memicu metabolisme sehingga tubuh menyimpan lemak lebih banyak, terutama di perut.

Dan, yang paling parah jika Anda hobi mengonsumsi alkohol. Alkohol memiliki banyak kalori, namun tidak memberi nutrisi apa pun. Menurut ahli gizi, saat menghadiri pesta penuh minuman, pada dasarnya Anda mengundang timbunan lemak di bagian tengah tubuh Anda. Jika ingin minum, pilih anggur merah. Dari penelitian, anggur merah tidak membuat perut melar.


Sumber : Kompas.com
Majalah Chic

Minum Teh Lebih Sehat dari Minum Air Putih?

Minum teh sudah jadi kebiasaan masyarakat Indonesia. Bangun tidur, minum teh. Makan siang, minumnya teh. Sore hari, tentu lebih nikmat ditemani teh. Namun, bukankah teh bersifat diuretik (membuat dehidrasi)? Pemahaman yang sudah lama beredar di masyarakat ini dibantah oleh para peneliti yang tercatat dalam pemberitaan BBC News.

Pemberitaan tersebut dikutip dari European Journal of Clinical Nutrition yang mengatakan bahwa teh tak hanya membantu memberikan hidrasi pada tubuh sama seperti air, tapi juga mencegah penyakit. Teh dipercaya oleh para peneliti tersebut memiliki flavonoid yang merupakan kunci untuk mendorong kesehatan. Flavonoid ini bisa membantu melawan penyakit jantung dan beberapa jenis kanker, ungkap para peneliti dari Inggris.

Antioksidan polyphenol yang banyak ditemukan pada makanan dan tumbuhan, termasuk daun teh disinyalir membantu mencegah kerusakan pada sel. Nutrisionis dari Kings College London, Dr Carrie Ruxton menemukan bahwa menenggak 3 hingga 4 cangkir teh per hari bisa menurunkan kemungkinan terkena serangan jantung. Ada penelitian yang mengatakan bahwa melakukan hal yang sama juga bisa melindungi diri dari terkena kanker, namun hasil penelitiannya belum pasti.

Keuntungan kesehatan lainnya dari meminum teh adalah mencegah timbunan plak pada gigi dan gigi bolong, sekaligus menguatkan tulang. Karena teh pun mengandung fluoride. Dr Ruxton juga mengatakan, bahwa meminum teh lebih baik daripada minum air putih. Air putih baik untuk hidrasi tubuh. Namun teh bisa mengganti cairan tubuh sekaligus mengandung antioksidan, jadi sekali minum, dapat 2 manfaat.

Studi mengenai kafein menunjukkan bahwa minum kafein dalam jumlah tinggi baru bisa mengakibatkan dehidrasi. Sehingga semua beranggapan bahwa minuman berkafein bisa membuat orang kehilangan cairan tubuh. Namun, meski Anda sudah meminum teh atau kopi yang sangat-sangat kuat sekalipun, yang sebenarnya susah dibuat, Anda tetap akan menambah cairan dalam tubuh.

Tak ada bukti bahwa meminum teh berbahaya bagi kesehatan. Namun, riset menemukan bahwa teh bisa merusak kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi dari makanan. Artinya, setiap orang yang berisiko anemia seharusnya menghindari minum teh di sekitar waktu makan. Dr Ruxton dan timnya menyarankan untuk mengkonsumsi teh di bawah 3 gelas per hari.


Sumber : Kompas.com
BBC

Sumber :

Manfaat Lain Minum Teh

Selalu ada fakta baru mengenai khasiat teh. Yang terakhir menyebutkan minum teh tak hanya menimbulkan efek menenangkan diri, tapi juga dapat menjaga kadar gula darah tetap stabil, mencegah osteoporosis, memulihkan kerja otak, dan bermanfaat bagi kesehatan jantung! Tak heran bila teh menjadi minuman favorit kedua setelah air putih.

Ada banyak jenis teh yang aman diminum, namun ada pula yang patut kita hindari, yakni:

Aman: Oolong. Saat sedang tidak bisa fokus, solusi instannya adalah secangkir teh yang mengandung kafein. Teh khas Cina ini bisa jadi pilihan. Teh ini mengandung asam amino theanine. Jika dipadukan dengan kafein, bisa meningkatkan konsentrasi dan aktivitas saraf. Untuk hasil terbaik, kombinasikan 100 mg theanine dan 60 mg kafein, atau setara dengan 3 cangkir teh, kata John Foxe, PhD, peneliti dari Nathan Kline Institute for Psychiatric Research di Orangeburg, New York.

Aman: Rooibos. Berasal dari Afrika Selatan, dengan cita rasa manis dan renyah seperti kacang. Dikenal juga dengan sebutan Teh Merah Afrika Selatan dan digolongkan dalam teh herbal. Menurut para ahli dari Tufts University, teh ini kaya polifenol yang berperan sebagai antioksidan pencegah kanker.

Aman: Teh Putih. Jenis daun teh ini sebenarnya sama dengan teh hitam dan teh hijau. Yang diambil adalah pucuk daun paling muda, lalu dikeringkan dengan cara diuapkan, bukan dijemur. Selama penguapan, pucuk daun teh berubah warna menjadi putih hingga akhirnya mengering. Teh putih kaya antioksidan, terutama katekin. Seduhannya memiliki sifat antibakteri dan virus.

Aman diminum sedikit: Chai. Teh hitam ini biasanya diseduh dengan dicampur rempah seperti kayu manis, kapulaga, cengkeh atau jahe. Karena seduhan daun teh chai sendiri sangat pahit, orang kemudian mencampurnya dengan gula, susu, atau krimer, agar rasanya lebih ringan. Coba ganti susu biasa dengan susu kedelai, gula dengan madu, serta pilih krimer rendah lemak agar manfaat sehat tak berkurang.

Aman diminum sedikit: Pu-erh. Daun teh ini mengalami fermentasi hingga puluhan tahun. Sama seperti wine, semakin lama disimpan, cita rasanya pun kian baik. Dipercaya sebagai teh untuk menurunkan berat badan, namun belum ada bukti ilmiah mengenal hal itu. Yang pasti kadar kafein dalam teh ini sangat banyak, bahkan bisa menyebabkan sakit kepala dan jantung berdebar, apabila diminum terlalu banyak.

Hindari: Kombucha. Merupakan produk olahan tradisional, yakni larutan hasil rendaman teh hitam dan gula yang difermentasi berhari-hari. Sering disebut sebagai teh penyembuh segala penyakit, namun memiliki efek samping yang cukup serius seperti mual, alergi, serta keracunan.


Sumber : Kompas.com
Prevention